melindunginya sebagai “Kofu Gozan”.
Toko-ji adalah salah satu di antaranya dan merupakan pusat kuil yang memiliki sejarah dan menyisakan banyak aset budaya.
Selain ditetapkan sebagai kuil Budha yang merupakan aset budaya penting negara Jepang, sekarang area kuil seluas 450 tsubo (1487.6 meter persegi) yang dikenal sebagai tempat untuk menikmati pemandangan taman (Chisen) itu merupakan taman yang indah di prefektur Yamanashi.
Berbagai batu besar dan kecil dibangun dengan indah dan dinamis dari kaki gunung hingga ke arah danau dengan pepohonan hijau sebagai latar belakangnya. Kumpulan batu yang berbentuk seolah-olah seperti air terjun yang berada di tengah taman itu melambangkan ikan koi yang berenang menaiki Ryumondaki (air terjun Ryumon) di Sungai Kuning dan menjelma menjadi naga. Di tengah kolam terdapat batu funa-ishi serta batu yang berbentuk kura-kura dan burung bangau.
Anda dapat menikmati pemandangan empat musim seperti pepohonan hijau pada awal musim panas dan daun-daun yang memerah pada musim gugur.
Saat berada di antara kelilingan pepohonan hijau, Anda dapat menikmati taman yang tenang dan cobalah untuk merasakan keharmonian Jepang.

Selain itu, di lokasi Tokoji, terdapat pula kuil keluarga Yoshinobu yaitu anak laki-laki tertua dari Takeda Shingen dan sebuah kuil keluarga Suwa Yorishige. Istri Suwa Yorishige adalah adik dari Takeda Shingen, kuil ini dikenal sebagai salah satu kuil yang juga memiliki hubungan dengan keluarga Takeda.